MGB Talks #4: Healthy Life Style for Better Earth, Bersama Lisa Namuri

  • by

Jumat lalu kita udah ngobrol banyak dengan Teh Lisa Namuri seputar gaya hidup sehat dengan olahraga dan less waste. Berikut resume obrolannya ya mah.

Lisa Namuri memiliki passion di bidang olahraga sejak dini. Teh Lisa aktif berolahraga sejak SMP dan pernah menjadi atlet nasional junior softball. Dahulu Teh Lisa memiliki minat untuk mempelajari sport science , namun jalan hidup menakdirkan teh Lisa masuk ITB.

Latar belakang Teh Lisa aktif berolahraga adalah karena mengidap penyakit bronchitis sehingga olahraga membantu mengurangi gejala penyakit dan menjadi aktif bergerak. Menurut Teh Lisa, sebaiknya otot dibentuk saat kita masih dini, terutama untuk wanita dibutuhkan stamina fisik untuk menunjang aktivitas sehari hari.

Perubahan gaya hidup lebih baik dilakukan step by step, sehingga bisa untuk jangka panjang. Be kind to your body, Be mindfull, pelan-pelan saja namun konsisten.

Prinsip utama dalam melakukan pola hidup less waste adalah keimanan kepada Allah SWT, karena kita diciptakan sebagai khalifah, bisa dimulai dengan hal kecil, mengurangi hal hal yang bisa memperburuk terhadap bumi. Pola hidup less waste adalah kewajiban kita sebgai makhuk hidup.

Tugas ibu di rumah sebagai pengambil keputusan, bisa berpengaruh dalam memgurangi sampah.
Kembali pada Al Quran dan As Sunah, dengan melihat lihatlah pola hidup Rasulullah dalam mencari ridho Allah. Bagaimana suami, istri, anak-anak sesuai fitrah.

Dalam mendidik anak, olahraga, berkebun bisa melibatkan anak anak. Dengan gaya hidup less waste, ibu kembali ke dapur sehingga anak-anak melihat ibu sesuai fitrah.

Kita perlu paham makanan apa yang yang masuk ke dalam tubuh. Usahakan untuk memilih makanan yang tidak hanya halal, namun juga “thayyib”. Sebaiknya hindari makanan berkemasan dan banyak pengawet serta makanan instant. Karena zat pengawet menyebkan kurangnya kemampuan kulit untuk regenerasi setelah hamil. Dengarkan kebutuhan tubuh kita. Kita harus peduli dengan makanan kemasan. Kita perlu lebih memperhatikan komposisi makanan. Lebih baik bikin sendiri makanan karena lebih segar.

Segala sesuatu tidak ada yang ideal. Apabila kita menjadi sangat konsumtif, mulailah Kembali belanja ke pasar tradisional sehingga dapat mensejahterakan ekonomi pedagang kecil. Karena semua yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan.

Q & A

Berbeda dari minggu-minggu sebelumnya, MGB Talks kali ini diadakan via IG Live. Kita punya rekamannya nih, silakan ditonton. Atau kalau prefer baca, silakan scroll ke bawah lalu klik di tiap pertanyaan untuk melihat jawaban dari Teh Lisa ya mah.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

A post shared by Mamah Gajah Berlari (@mamahgajahberlari)

Teh Lisa mulai memilah sampah bulan desember 2019 setelah belajar dari teman yang sebelumnya sudah melakukan less waste.

Harus bisa menjaga prioritas, menjaga kesehatan tubuh adalah sesuatu yang penting. Pertama, tentukan niat (motivasi) misal sering sakit pinggang, perlu dicari sumber masalahnya apa, kemudian mulai fokus untuk mencari solusi untuk masalah tersebut. Pilihlah gerakan yang aman, lebih baik diawasi instruktur yang bersertifikat. Usia diatas 30 mulai menghindari olahraga high impact. Semakin tua usia kita, diperlukan pemanasan yang lebih lama untuk berolahraga. Otot memang akan terus melemah, misal saat menstruasi untuk perempuan.

Jadi tentukan niat (motivasi) untuk mendukung aktifitas kita sehari hari, misalnya sebagai istri, sebagai ibu. Hindari olahraga yang memacu detak jantung terlalu cepat (terengah-engah). Karena setiap individu memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Selain itu, tujuan dan aktivitas yang berbeda pada setiap individu mempengaruhi frekuensi dalam berolahraga. Coba kenali diri sendiri. Adalah benar bahwa olahraga dapat meningkatkan hormone endorphin, namun kita tidak bisa bergantung terus menerus kepada kebahagiaan dari hormone endorphin tersebut. Kita perlu menyesuaikan kondisi masing-masing.

Pegal-pegal bisa dirasakan setelah melakukan gerakan pada hitungan kelima. Sedangkan sakit bisa langsung dirasakan pada saat pertama kali melakukan gerakan.

Jenis olahraga dapat diganti dengan intensitas lebih rendah. Misal stretching dan yoga. Kerja otot tidak hanya bekerja saat memendek, namun pada saat otot memanjang otot juga tetap bekerja. Lakukan berbagai jenis olahraga yang beragam. Supaya otot dapat beristirahat/release.

Saya merasa belum bisa menjadi ibu yang baik. Saya mulai ikuti seminar-seminar parenting. Saya ingin lebih bisa mengerti tentang anak-anak saya.

Berenang olahraga yang baik untuk mengurangi asma. Selain itu bisa juga jalan kaki.

Pengalaman hidup di Australia yang telah memilah sampah, namun ketika pulang ke Indonesia, pemerintah disini belum bisa memilah sampah. Motivasi melakukan less waste adalah jumlah sampah yang banyak dan bentuk tanggung jawab kita terhadap Tuhan.

Teh Lisa memiliki keyakinan bahwa “setiap perbuatan kita akan ada balasannya”, sehingga membuang sampah plastik juga butuh tanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan pada lingkungan, contohnya peningkatkan gas rumah kaca. Kita dapat melakukan dengan langkah kecil, mulai dari menghindari minuman kemasan, membawa tumbler saat olahraga, dan membawa tempat makan sendiri saat membeli makanan. Kantong plastik hanya dipakai beberapa menit, tapi dampak buruk terhadap lingkungan bisa jangka panjang. Oleh sebab itu kita perlu berpikir ulang saat ingin menggunakan kemasan sekali pakai.

Cegah – Pilah – Olah
Cegah : Sebisa mungkin menhindari penggunaan plastik.
Pilah : melakukan kategori jenis sampah
Olah : composting, buat lubang biopori

Untuk menurunkan berat badan, dibutuhkan metabolisme yang tinggi yang bisa dicapai dengan Latihan aerobic seperti lari atau berenang. Namun jika latihan aerobic masih dilanjutkan anaerobic, akan menyebabkan kebutuhan gula lebih banyak, sehingga menyebabkan lapar dan “balas dendam” dalam pola makan.

Adapun latihan penguatan/strength training fokus untuk mengencangkan otot/toning, yang bagus juga dalam menurunkan berat badan. Namun jika berlebihan akan menyebabkan kebutuhan protein yang banyak.

Untuk menurunkan berat badan, paling baik dengan mengatur pola makan.

Nabi Muhammad SAW dan istri Rasulullah saw (khusunya Khadijah). Kita perlu meniru pola makan Nabi, yakni hanya kenyang 1 kali dalam sehari. Pagi-pagi rasul makan kurma dan air putih dan terbiasa puasa daud.

Perbanyak kena sinar matahari, berenang dan berlari. Tentunya setiap orang akan punya dampak yang berbeda, apakah dengan olahrga tertentu, gejala bisa berkurang atau tidak, sehingga jangan terlalu dipaksakan.

Bisa dengan jalan kaki dan berenang, selain itu juga dapat melakukan yoga yang gerakannya disesuaikan dengan kondisi ibu hamil. Selain itu bisa juga mencoba aplikasi olahraga khusus untuk ibu hamil.

Penyebab diastasis recti adalah beragam, seperti tidak dibengkung setelah melahirkan atau terlalu dini melakukan olahraga yang menyebabkan otot perut memendek. Hindari gerakan yang berfokus ke otot perut.

Otot paha dalam harus sering release dan latihan pelvic floor, tergantung kekuatan orang masing masing, sebaiknya konsultasi dengan dokter.

Berjalan kaki di atas rumput atau di pantai tanpa alas kaki atau berjalan di kolam renang.

Lebih baik istirahat dulu 😊, jika ingin olahraga bisa pilih yang low impact.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *